Sedang tidak ingin sendiri

Ada kalanya saya tidak ingin sendirian, seperti saat ini.

Selama ini buat saya, menunggu itu menyenangkan, namun menunggu dengan berteman ekspektasi ternyata mengerikan. 

Saya sedang tidak ingin sendirian, karena ekspektasi ini menakutkan. 

Saya sedang tidak ingin sendirian, karena harapan indah ini sebentar lagi berkesudahan. 9 September 2016, bisa jadi awal, ya, pasti jadi awal. Karena saya belum mau usai.

Kalaupun kenyataan nanti tidak sesuai ekspektasi, setidaknya saya masih bisa coba lagi.

Tapi saat ini, saya tidak ingin sendiri. Saya putuskan untuk menulis keinginan itu di blog ini, supaya apapun yang terjadi nanti, bagaimanapun ekspektasi mewujud nanti, saya akan ingat bahwa saya pernah melalui momen ini. Waktu dimana saya tidak ingin sendiri.

Ada yang bilang, kalau mimpimu tidak membuat kamu takut, berarti mimpi itu tidak besar.

Ya, saya takut. Karena mimpi ini sebesar itu. Mimpi yang pernah hadir dalam tidur saya dan rasanya sangaaaaaat nyata. Entah saya siap atau tidak, tapi saya sudah mencoba. Saya sudah jalan, dan tinggal menunggu saja waktunya.

Saya takut, seperti tikus yang gundah ketika ingin menyebrang jalan. Nyebrang, jangan, nyebrang, jangan, nyebrang….. Tapi harus liat kiri kanan.

Kalau tidak, nanti dilindas roda kendaraan.

Sekian. Selamat menunggu, selamat tidak ingin sendirian!

Advertisements