Mengumpulkan uang dengan senang.

Apakah buat kamu, judul diatas berkesan terlalu matre? Kalo jawabannya adalah iya, berarti itu hanya penilaian subjektif kamu semata. Karena tujuan dari postingan kali ini adalah baik, niatnya biar kamu seneng gitu menabung dan ngumpulin uang terus nanti kamu akan makin bahagia lagi deh pas  sadar ternyata uangnya udah buanyaaaaaaak. Nah, yang barusan itu emang agak matrelialistis sih.

Sebenarnya ada berbagai cara yang saya lakukan untuk menabung, tapi kali ini saya ceritakan saja tiga cara sederhana menyimpan uang untuk digunakan di kemudian hari, ya…

1. THE GREEN PROJECT

Awalnya saya dapat ide ini dari seorang rekan kantor yang ketika itu, meminta uang Rp. 20.000 yang ada di tangan saya untuk ditukar dua lembar uang pecahan Rp. 10.000 miliknya. Usai pertukaran, si teman bercerita kalau dia sedang dalam misi mengumpulkan pecahan uang dua puluh ribu rupiah sebanyak-banyaknya. Dia dapat ide itu dari mana? dari facebook, sodara-sodara. Katanya dia lihat ada yang posting gambar uang dua puluh ribuan segalon penuh gitu, iya… segalon air mineral itu! lantas teman saya jadi punya ambisi untuk ngumpulin uang dua puluh ribuah segalon juga deh :’)

Kemudian ambisi ini juga menular kepada saya, setelah saya pikir-pikir, nominal dua puluh ribu rupiah itu sebenarnya agak jarang ditemui lho, belum tentu sehari kita dapat selembar, tapi pernah sih saya sehari dapat lima lembar. Yah, tergantung nasip ajasih ya. Dikumpul-kumpulin ternyata asik juga, lumayan gitu deh nilainya kalo si selembar uang dua puluh ribuan itu kumpul bareng teman-temannya sesama uang dua puluh ribuan. Yaiyalah ya.

image
Ya sayang, matamu jeli banget deh. Ini adalah setoples uang kertas berwarna hijau yang tiap lembarnya bernominal 20.000.

Belakangan dari teman lain yang agak lebih internasional gitu, saya tahu kalo kegiatan ngumpulin uang dua pulu ribuan itu istilahnya “THE GREEN PROJECT.” Jadi ya kita kumpulin uang yang warna ijo gitudeh. Untung sekarang pecahan lima ratus rupiah gambar monyet udah gak ada ya. Kalo gak bisa saingan deh dua uang ijo itu.

Iseng googling, ternyata ada artikelnya juga nih tentang seorang perempuan yang ngumpulin uang dua puluh ribu rupiah sampai totalnya jadi sepuluh juta rupiah! Tuh, kamu jadi ngiler kan kalo jumlahnya udah sepuluh juta gitu?  Yaudah, makanya cari dua puluh ribu pertama-mu dulu. Nanti dia manggilin temen-temennya deh, percayalah.

2. THE CALENDAR PROJECT

Cara satu ini lebih gampang lagi sih dari THE GREEN PROJECT, yah gampang-gampang susah lah. Intinya, kita nabung sesuai tanggal gitu. Jadi kalau tanggal satu, ya kita nabung seribu, tanggal dua kita nabung dua ribu, tanggal tiga nabungnya tiga ribu dan begitu seterusnya sampai akhir bulan. Gak kerasa nabung receh eh ternyata diakhir bulan totalnya lumayan lho…..

IMG_9064.JPG
Seperti ini contohnya. Untuk bulan yang punya 30 hari, total uang yang bisa kamu selamatkan adalah 465 ribu rupiah. Lumayan kan?

Ada dua mekanisme yang bisa kamu terapkan nih, tergantung tanggal gajian kamu. Kalo kamu adalah kelompok yang gajian di awal bulan, mungkin bisa dibalik kali nominalnya ya, jadi diawal-awal nabung dengan nominal terbesar dulu, perlahan menurun sampai jadi seribu rupiah di tanggal terakhir bulan itu. Bersyukurlah kalo kamu gajian dia akhir bulan, karena makin banyak tanggalnya kan berarti makin besar nominal yang harus kamu sisihkan, eh kebetulah deh udah gajian di tanggal 25 atau 28-nya. Hore!

3. REKENING TANPA BIAYA ADMINISTRASI

Udah ngumpulin uang dengan dua project diatas, terus uangnya dikemanain? Kalo belum tau mau dibuat apa uang-uang yang tadi itu, simpen aja di Bank. Tapi….. pilih jenis tabungan yang gak membebani kamu dengan biaya administrasi.

Saya mau cerita dikit tentang biaya administrasi bank, yang sepertinya gak seberapa dan sering kita kesampingkan, tapi ternyata lumayan memangkas tabungan kita lho. Kita compare dua bank aja yang kebetulah saya adalah nasabahnya ya. Ini adalah rincian biaya administrasi BANK MANDIRI yang bernilai Rp. 20.000/ bulan. Sementara untuk rincian biaya administrasi BANK BCA sejumlah Rp 17.000-20.0000/ bulan tergantung jenis kartu yang kamu punya. Itu kalo sebulan, kalo setahun berapa? Duh itung-itungan banget ya saya. Jadi daripada kamu kebanyakan account bank dan kebanyakan bayar biaya administrasi, mending kamu bikin aja account TabunganKU yang merupakan program pemerintah dan ada di hampir seluruh bank swasta nasional atau bank BUMN di Indonesia.

image
Begini bentuk kartu ATM dan buku tabungan TabunganKU. Di semua bank desainnya sama, batik-batik gitu. Yang jadi pembeda cuma logo bank-nya aja tuh.

Intinya, si TabunganKU ini gak memotong biaya administrasi gitu, ditambah lagi, nominal awal pembukaan rekening TabunganKU ini gak besar lho, cukup 20.000 sampai 50.000 rupiah, sementara kalo account bank biasa, rata-rata harus nabung 500.000 rupiah gitu di awal. TabunganKU ini juga cocok banget buat kita yang emang pengen nabung, karena di beberapa bank, akses penarikan uang dari account tabunganku agak tidak terlalu mudah. Contoh di Bank Mandiri, satu hari nasabah hanya bisa menarik uang maksimal satu juta rupiah dari ATM, kalau mau lebih dari itu harus ke teller. Berbeda-beda sih mekanisme di tiap bank, tapi intinya, sistem yang ada emang sengaja dibuat untuk gak gampang diakses. Biar kamu gak gatel sering ngambilin uangnya gitu deh.

Kalo mau bikin account TabunganKU, dateng aja ke Bank dan tanya langsung ke customer service, inget, kamu harus fokus ya kalo tujuan kamu adalah buka rekening TabunganKU, bukan buka tabungan biasa gitu. Karena seringnya entah kenapa, petugas customer service bank tuh semacam gak rela kalo ada nasabah yang lebih milih TabunganKU dibanding tabungan produk Bank mereka.

Wah gak kerasa panjang juga ya tulisan saya kali ini. Semoga bermanfaat dan menggerakkan hasrat kamu untuk menabung.

“Karena menabung itu sebenarnya gampang, paling tidak gak lebih susah dibanding MOVE ON dari pacar yang udah barengan sekian lama” -Lah malah curcol. Iya, ini quote saya :’)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s